Home Home Event Event Artikel Artikel Playlist Playlist Tentang Tentang
Concert

Artikel - Sumber Suara

Baca kisah, berita, dan inspirasi seputar dunia musik lokal. Ruang berbagi cerita dari musisi dan komunitas "Local Pasti Vocal".

Crossbones rilis EP "Hipokrit" Secara Digital Setelah Sempat Diliris Fisik Pada Tahun 2019

Tim Konten Sumber Suara

• 20 July 2024

Gambar Artikel
Crossbones, unit Alternative Rock/Grunge yang berasal dari Kota Metro, Lampung, akhirnya merilis mini album (EP) kontroversial mereka yang berjudul 'HIPOKRIT' ke seluruh Digital Streaming Platform (DSP). Keputusan ini disambut antusias setelah EP tersebut sebelumnya hanya tersedia dalam format fisik terbatas sejak peluncuran perdananya pada 6 Juni 2019 di Mama Cafe & Resto, Kota Metro.

💿 Dari Format Fisik Eksklusif ke Jangkauan Global
Pada rilis awalnya, EP 'HIPOKRIT' hadir sebagai barang koleksi eksklusif, dirilis dalam format CD Box set terbatas. Paket mewah ini berisikan CD materi lagu, T-shirt, stiker, emblem (patch), gelang, dan poster.

Setelah melewati beberapa tahun, Crossbones kini menjawab permintaan publik untuk mengakses karya mereka secara lebih luas. Berkat kerja sama dengan @sprgrecord, distributor dan label rekaman Lampung yang aktif mendukung musisi lokal, 'HIPOKRIT' kini dapat dinikmati di berbagai DSP terkemuka, termasuk Joox, Spotify, YouTube Music, Apple Music, Deezer, dan lainnya.

🤘 Eksplorasi Grunge Khas "Seattle Sound"
Crossbones digawangi oleh formasi solid: Aris (vokal), Amar (gitar), Agus (Bass), dan Wawan (drum). Dalam EP ini, mereka berniat untuk mengeksplorasi dan menggabungkan beberapa unsur musik utama seperti Alternative, Grunge, Rock, dan Punk.

Secara keseluruhan, EP 'HIPOKRIT' berisi 5 track yang masing-masing bertitel 'Hipokrit', 'Arogansi Manusia', 'Cheater', 'Berita Televisi', dan 'Persekusi'. Musikalitasnya didominasi oleh sound distorsi yang kasar dan ditandai dengan penggunaan efek 'Wah' yang kental, menciptakan ciri khas yang identik dengan "Seattle Sound" dari era Grunge.

🗣️ Lirik yang "Menyentil": Kritik Sosial Politik yang Lantang
Hal yang paling menonjol dari 'HIPOKRIT' adalah keberanian liriknya. Crossbones secara lantang menyuarakan isu-isu sosial dan politik yang tengah terjadi di negeri ini. Karena kontennya yang sangat "menyentil" dan blak-blakan, beberapa lagu mereka bahkan sempat dianggap terlalu ekstrem.

Dalam realitanya, lagu-lagu Crossbones pernah dilarang dibawakan di acara-acara yang dihadiri oleh figur pemerintahan dan politik, bahkan pernah dibatalkan (cancel) karena kehadiran kepala daerah di suatu event.

Namun, alih-alih meredup, kontroversi ini justru memicu dukungan yang semakin meledak-ledak dari masyarakat dan para pendengar setia. Mereka mendesak Crossbones untuk tetap keras dan konsisten menyuarakan kondisi sosial di Indonesia.

Yes Grunge Still Alive...!!!

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Silakan login untuk menulis komentar.